Rabu, 08 Juni 2011

Deven FanFiction bagian 25:Good Bye My Friend,Good By My Pokemon

 Episode 25:Good Bye My Friend,Good By My Pokemon

         

              Setelah menangkap Zangoose yang kemudian aku beri nama Slasher itu,aku mulai mencari keberadaan Mark yang hilang secara misterius.Aku melihat tempat saat Mark menghilang… Tepatnya saat aku menengok Mark.Kulihat jejak kakinya masih berada ditanah.Dengan cepat,aku berlari menyusuri jejak kaki yang ditinggalkan Mark di tanah.
Tak lama kemudian,aku melihat tempat seperti gua yang sangat besar… Tapi anehnya,gua itu bersih,seperti terawat sekali.Aku melihat banyak suara pokemon,seperti suara pokemon-pokemon yang menagis.



                  Kutelusuri gua,dan sampailah aku disebuah tempat yang sangat memprihatinkan.Seperti pernah terbakar,disini aku juga melihat bekas pertempuran,pertempuran yang sangat dahsyat… darah berceceran dimana-mana.Tapi,darah ini berbeda,seperti darah pokemon.

                  Ku telusuri terus tempat ini hingga aku menemukan sebuah gua kecil.Kumasuki gua tersebut dan mendapati tempat yang sangat indah sekali.Banyak bunga-bunga dimana-mana,ada juga sebuah kolam renang.Banyak juga pokemon-pokemon yang berlari kesana-kemari.

         Saat melihat pemandangan ini,ada seorang yang seperti sedang merawat satu per satu pokemon-pokemon itu.Kudekati orang itu dan ternyata…
“Mark?” Panggilku terkejut.Mark menegok kearahku.
“Deven?” Dia juga terkejut melihatku.
“Sedang apa kau disini?”
“Ceritanya sangat panjang.” Mark rupanya sudah selesai merawat dan mulai menjelaskan padaku. “Jadi begini,maaf jika tadi aku meninggalkanmu begitu saja.Tapi,aku mendengar suara ledakan yang keras dari kejauhan.Dari kecil,aku sudah mempunyai kemampuan untuk mendengar suara dari jauh dan dapat berbicara dengan pokemon.Maaf jika aku tidak menceritakan kelebihanku ini.Lalu,aku cari smber suara ledakan itu,dan… terdapat sebuah gua… aku memauki gua tersebut,hingga aku mendapati tempat yang sangat kacau,banyak pokemon yang terluka,dan banyak pula pokemon yang ati dimana-mana.Aku bertanya kepada salah satu pokemon.Dan dia mulai bercerita padaku,sekawanan tim Galactic mengacau di tempat ini.Mereka merusak,membakar,membunuh,meledakan tempat ini.Dulunya,ini adalah tempat yang sangat indah.Aku juga tidak tahu mengapa tim Galactic rela melakukan hal itu.Saat aku melihat banyak pokemon yang masih selamat,aku memutuskan untuk merawat mereka.Terdapat sebuah gua kecil,lalu kumasuki tempat itu… dan bertemulah aku ditempat ini,tempat yang masih terjaga dengan aman.”

                      Aku hanya bias terdiam saja mendengar smua cerita Mark.Dan penyerangan ini semakin membuatku benci terhadap tim Galactic.
“Jika sudah selesai,ayo kita lanjutkan perjalanan kita,Mark.”
“Maaf Deven,aku tidak bisa.”
“Mengapa tidak?”
“Aku merasa prihatin sekali dengan pokemon-pokemon ini.Mereka kebanyakan sudah tidak mempunyai orang tua,dan… siapa lagi yang mau menjaga mereka?”
“Lalu? Kau mau merawat mereka?” Tanyaku.
“Benar.”
“Tapi Mark,tempatmu bukan disini…”
“Tidak Deven,aku sudah memutuskannya.Lagipula,disini banyak juga persediaan makanan untuk kami.”
“Apa kau sudah gila? Kita sudah melewati semua ini bersama.Dan lagi,aku tidak ingin kehilangan teman terbaikku lagi.Ayo Mark… Ayo.” Tanganku berusaha menarik-narik Mark untuk keluar.Tapi percuma saja,dia tetap bersih keras untuk tetap merawat semua pokemon-pokemon ini.
“Baiklah… jika begitu… aku tidak akan meinggalkanmu sendirian disini.” Ujarku kepada Mark.
“Kamu mau menemaniku Deven?”
“Bukan seperti itu,aku akan meninggalkan sebagian pokemonku disini.Karena,pokemon-ku juga terlalu banyak.Dan kulihat,mereka sudah cukup kuat untuk melindungi kalian semua.”

               Dengan sedih sekali,aku mengeluarkan 3 pokemonku.
“Keluarlah Hydro,Nana,dan… Shadow pokemon pertama yang berhasil aku tangkap.”
Pokemonku masih kebingungan,mengapa mereka aku lepaskan begitu saja. “Jagalah… jagalah pokemon-pokemon ini dan juga Mark.
Semua pokemonku aku peluk dengan kasih saying yang mendalam,mengingat aku tidak akan melihat mereka lagi.
“Sudah saatnya kalian pergi.Dengan ini,aku membebaskan kalian bertiga.jagalah diri baik-baik.
“Deven,… terima kasih atas kebaikanmu ini.Jika ada tim Galactic lagi,aku berjanji akan membalas mereka dengan semua pokemon ini.”
“Aku pegang janjimu Mark.” Aku dan Mark bersalaman,salaman yang bersahabat.
Memang kusengaja untuk tidak melepaskan Leaf dan Slasher milikku,karena aku melihat potensi mereka untuk menjadi lebih kuat.

               Aku akhirnya keluar dari gua yang tadi dan melanjutkan perjalananku sendiri bersama 2 pokemonku saja… Sepi rasanya jika berpetualang sendiri…


To be Continued………..

Selasa, 07 Juni 2011

Deven FanFiction bagian 24:Taring dan Cakar


Episode 24:Taring dan Cakar





Setelah merayakan pesta kemenangan,aku dan Mark bergegas melanjutkan perjalanan.Perjalanan selanjutnya adalah kota Hearthome.

Seperti biasa,kami menaiki sepeda supaya cepat sampai di tujuan.Mark menyuruhku untuk melewati hutan,karena disanalah terdapat jalan pintas menuju kota Hearthome.
"Kita melalui Timur saja,supaya mampir ke kota Celestic,mau nggak Ven?"
"Terserahlah... yang penting kita segera datang di Heathome."
"Tapi,untuk sekarang aku sarankan untuk tidak menaiki sepeda,karena ini melewati hutan,jadi akan sulit jika dilalui sepeda." Ujar Mark.
"Ha??? Perjalanan akan sangat jauh sekali... " Jawabku terkaget-kaget,mengingat perjalanan yang akan sangat jauh.
"Begini saja,kita berjalan lewat arah Selatan.Menuju ke kota Oreburgh dulu untuk beristirahat,lalu ke Timur langsung untuk menuju ke Hearthome... Ini juga melewati hutan,jadi tidak memakai sepeda.Bagaimana?"
"Baiklah,ayo kita berangkat."


Perjalanan ke arah Selatan menuju kota Oreburgh untuk mempersingkat waktu perjalanan,hingga kami sampai di sebuah hutan yang lebat.Banyak ditumbuhi pohon-pohon yang rindang.Di tengah kesunyian,aku mendengar suara,seperti suara pokemon yang sedang bertengkar.Aku penasaran sekali dengan suara gemerisik itu,dengan penuh penasaran... sedikit-demi sedikit,aku melihat dua pokemon yang sedang bertarung.Yaitu Zangoose betina dan Seviper jantan

.Kakek pernah bercerita padaku tentang 2 pokemon ini sebelum kakek meninggal.Dua pokemon ini memang sudah dari dulu bermusuhan.Bisa dikatakan musuh abadi.Darah mereka saling bergejolak jika mereka berdekatan,akan menimbulkan pertarungan tiada akhir.Pertarungan mereka baru berhenti jika salah satu dari pokemon ini kalah atau MATI.Mengerikan juga jika aku melihatnya,apalagi Zangoose itu betina.Aku berniat untuk melerai mereka,tapi aku takut jika aku diserang.Maka aku memanggil Mark.
"Mark... Mark... ." Kutengok Mark tidak ada dibelakangku.Perasaan tadi dia ada dibelakangku.Jantungku mulai berdetak lebih kencang,karena aku takut nanti terjadi apa-apa dengan Mark teman baikku.
Kualihkan perhatianku kepada pertarungan kedua pokemon itu lagi.Hingga akhirnya aku memutuskan untuk membantu Zanggose yang terlihat sudah terluka parah.Tapi perasaan ragu masih menyelimuti.


Dengan cakarnya,Zangoose berusaha membela diri dari serangan Seviper yang tak henti-hentinya menyerang.Demikian dengan Seviper,yang terus berusaha menggigit Zangoose yang lincah.Hingga akhirnya,Zangoose itu berhasil terkena gigitan Seviper.Cakar Zangoose juga berhasil menembus kulit Seviper.Membuat 2 pokemon itu sama-sama lelah,dan pingsan.
Setelah cukup lama,Seviper bangun dan berusaha menyerang Zangoose yang sedang tak sadarkan diri.Melihat hal itu,aku berusaha menyelamatkan Zangoose yang sedang terluka dengan melawan Seviper.
Kukeluarkan Leaf kesayanganku untuk melawan Seviper.
“Keluarlah Leaf.”
“Leaf.Bite!” dengan cekatan Leaf berusaha menggigit Seviper.Tapi,gigitan itu berhasil dihindari oleh Seviper.Seviper tak tinggal diam,ia lalu menghempaskan Leaf dengan ekornya.Rupanya itu adalah serangan yang bernama Poison Tail.Serangan yang berdampak cukup besar,karena Leaf-ku yang bertipe Grass.
Lalu,Seviper melilit Leaf-ku dengan sangat keras.
“Bertahanlah Leaf.Sekarang,seranga dengan razor leaf!!!” Leaf menyerang kepala Seviper dengan razor leaf di jarak yang sangat dekat.Meskipun dampaknya tidak cukup buruk,tapi dapat melepaskan Leaf dari lilitan Seviper.Aku berfikir untuk melakukan serangan yang tidak pernah Leaf lakukan.Jika dilihat-lihat… matahari cukup terik untuk memulai serangan.
“Leaf.Solarbeam!!!” Leaf mengeluarkan seperti sinar di dalam mulutnya.Karena Solarbeam membutuhkan cukup sinar matahari untuk menyerang.
Dan kemudian,Seviper yang masih terbujur lemah langsung aku serang dengan serangan terakhir.
“Sekarang lah saatnya,Leaf… Tackle!” Dengan sekuat tenaga,Leaf menubruk Seviper hingga pingsan. “Yay… kita berhasil mengalahkan Seviper.” Teriakku meloncat kegirangan,dan pandangan aku alihkan kea rah Zangoose yang masih lemah.
“Ikutlah denganku,jika kau ingin kuat.” Ujarku kepada Zangoose itu. “Bola monster,tolong aku.” Kulemparkan pokeball kea rah Zangoose,… dan… Zangoose berhasil aku tangkap…
“Aku akan menamakanmu… Slasher… karena cakarmu itu…”
Dan sekarang pokemonku sudah ada 5.Wow,banyak sekali…
Yaitu…
1.Riolu:Shadow
2.Totodile:Hydro
3.Budew:Nana
4.Turtwig:Leaf
5.Zangoose:Slasher



To be Continued...